Memaparkan catatan dengan label Perkongsian. Papar semua catatan

Insani

Posted by Nur Islam on 03 Januari 2013. Filed under:
No Comments »

Assalamualaikum w.b.t..

Alhamdulillah,,syukur ke hadratMU ya ALLAH atas segala nikmat yg kurasai kini,terutamanya nikmat Iman & Islam yg ENGKAU kurniakan ini Ya Rabb..=)

Setelah sekian lama laman ini dibiarkan sepi tanpa sebarang "Kisah AISUNAM / SIAMANU" (ulang perkataan SIAMANU sampai dapat tahu..^_^)

Back to the point...

Insan,
Hanya Insan kerdil ciptaan ALLAH..
Namun penciptaannya bukan sia-sia..
Bahkan tersembunyi "hadaf" besar disebalik penciptaan..

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?” (Surah Al Mu’minuun: 115)

Bersyukurlah,
Ada insan memang hidup dalam "biah Islamik"
Ada insan yang ALLAH berikan rasa "SEDAR" dalam diri dengan segera..
Ada orang ALLAH uji untuk kuatkan rasa "Wujudnya PENCIPTA" dalam diri..
Ada pula insan yang langsung tidak mengetahui tentang "KEESAAN"
Tidak kurang,ada insan yang memang hidup dalam KEJAHILAN..

Tapi hakikatnya,
Walau apa jua keadaan,
Setiap insan pasti dikembalikan kepada penciptaNYA..

كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۗ ۞
Firman Allah s.w.t : Setiap insan pasti merasai hari kematian..
( Surah Al-Imran : 185)


Cukup ayat ini menjadi sebaik-baik peringatan untuk kita..

Kita tidak tahu bilakah kita akan mengahdapi hari itu..
Mungkin esok,mungkin lusa,mungkin sebulan lagi..& mungkin juga ketika kita tengah seronok2 menaip,tiba2 ALLAH cabut nyawa kita...
Ya ALLAH,,ampinkan dosa-dosaku,dosa kedua ibu bapaku,dosa sepupuku,dosa guru-guruku,dosa sahabat-sahabatku & dosa semua hamba-hambaMU Ya ALLAH..
Hanya padaMU tempat kami berserah..


Segalanya hanya kerana-MU

Posted by Nur Islam on 23 April 2011. Filed under:
No Comments »

Syukur Alhamdulillah Ya ALLAH.......

Hanya Engkau Tuhan yang Esa,,mengetahui hati setiap hamba-hamba-MU..kerana hanya ENGKAULAH yang menciptakan kami,memberi setiap rasa untuk melihat,mendengar,memahami dan segala-galanya..Syukran,syukran,syukran Ya ALLAH......

Ya ALLAH hati-hati ini bertaut kerana ikatan Cinta Kepada-MU....
Rindunya keluarga,rindunya Guru-guruku,rindunya teman-teman.....Semuanya terlekat kuat dalam memori ingatanku..Saat aku dalam keadaan gembira,sedih,senang,susah,kamulah mengingatiku,menasihatiku,membantuku.....Aku rindu akan kalian semua.Namun,aku sangat memohon maaf andai diriku belum cukup untuk menjadi anak,teman,pelajar yang menepati apa yang kamu inginkan...Walaubagaimanapun aku kini sedang berusaha untuk menjadi yang terbaik seperti apa yang kamu inginkan......Mungkin adakalanya aku menjadi sunyi,sepi tanpa sebarang khabar,aku pergi jauh daripada kamu sehingga membuatkan kamu tertanya-tanya..Itu bukan bermaksud aku melupakan kamu,bahkan aku sangat-sangat mengingati
kamu,..aku sedang membina diriku untuk menjadi seperti yang kamu inginkan....

Kekadang,aku merasakan diri ini sangat rendah,sangat lemah,sangat sedih,tapi itu cumalah mainan kosong di fikiranku.Walau serendah,selemah,sesedih manapun aku hakikatnya itu bukanlah aku...ALLAH ciptakan aku untuk menjadi insan yang kuat dari segala aspek..Ingat tu...Terima Kasih Ya
ALLAH..Ya,Aku Pasti Boleh!!!!Maka aku melakukan segala sesuatu perkara atas segala kudrat yang telah ALLAH berikan kepadaku..Aku yakin ALLAH membantu hamba-hambanya dalam segala hal,tambahan lagi untuk perkara-perkara positif lagi-lagi untuk perkara yang menambahkan ketaQwaan kita kepada-NYA...Yakin akan hal itu~..Segalanya sudah ditentukan ALLAH...Sudah tertulis di Lauh Mahfuz...

Sehingga kini apa yang terjadi keatas diriku adalah atas kehendak-MU ya ALLAH...Terselit hikmah yang sangat besar di sebalik semua yang terjadi...Daripada kertas putih,aku dicorakkan dengan penuh ketelitian oleh kedua ibu bapaku~keluargaku...Dicurahkan warna-warna keimanan kedalam hatiku,didalam jiwaku,ditambah lagi dengan tulisan-tulisan kasih sayang..Ya ALLAH sangat bermakna semua itu..Sehinggalah aku menjadi seperti sekarang..Terima kasih Ya ALLAH atas segala kurniaan itu~Kurniaan Ibu Bapa yang sangat-sangat memahami diriku,menyokong aku dalam segala hal yang aku lakukan....Kemungkinan aku sangat "pelik" berbanding teman-temanku yang lain,namun aku percaya,kerana "kepelikan" yang aku miliki,aku boleh berkongsinya bersama yang lain..merasai kemanisan iman yang aku pelajari,rasai,fahami selama ini..Ya ALLAH manisnya andai segala-galanya kerana-MU...

Sesungguhnya hidup matiku hanya kerana-MU...

Lumrah Kehidupan

Posted by Nur Islam on 19 April 2011. Filed under:
No Comments »

Assalamualaikum w.b.t.....


Alhamdulillah,syukur ke hadrat Ilahi kerana dengan berkat limpah & kurniaNYA diri ini masih dikesempatan oleh ALLAH untuk merasai segala nikmat INI....Syukur Alhamdulillah Ya ALLAH......

Lumrah kehidupan,

Tiap-tiap yang hidup pasti akan merasai kematian.....
KEMATIAN ???ya..!!! benar...Jika berbicara tentang kematian kita pasti akan merasai waktu ajal kita semakin hampir.Pelbagai soalan yang timbul dari benak fikiran kita..adakah kita sudah bersedia untuk menghadapi saat-saat yang menggerunkan itu"sangat sakit apabila malaikat IZRAIL mencabut nyawa kita"...dan saat kita bertemu ALLAH...Ya ALLAH,semoga pengakhiran hidup kami dalam keadaan "khusnul khatimah"...Sungguh beruntunglah bilamana mizannya berat kearah keimanan & ketaqwaan..buku amalannya diberi melalui sebelah kanan,wajahnya berseri-seri ketika di akhirat nanti,melalui titian sirat sepantas kilat......Ya ALLAH.......

........................................


Sesungguhnya apa yang kita rasakan terbaik untuk diri kita,tidak semestinya baik untuk orang lain...
Sungguh,,kita sedaya upaya untuk melakukan yang terbaik untuk diri kita,sehingga dalam tidak sedar kita telah melukakan orang di sekeliling kita..Kita merasakan itu yang terbaik,walaubagaimanapun bagi orang lain,perkara itu telah menyakitkannya...Maka,sangat beruntunglah,apabila melakukan sesuatu perkara fikirkanlah akan kesan baik & buruknya..Janganlah kerana terlalu "EXCITED" dengan kebaikan yang bakal kita dapat sehingga orang di sekitar kita menjadi mangsa...Ingatlah,mungkin hari ini kita gembira,tapi bersedialah keesokan hari mungkin kita pasti akan bersedih..Oleh itu,hanya ALLAH yang mampu menenangkan "Qalbu" kita...Ya ALLAH......

.................................................


Jangan lupa akan bekalan untuk kehidupan baru selepas kehidupan dunia ini...
Dunia hari ini sangat mencabar,majoriti sangat mudah dipengaruhi pengaruh-pengaruh yang negatif...apabila terlalu taksub dengan kemewahan dunia,bekalan untuk dibawa ke akhirat nanti diabaikan...Manusia sangat suka bertanding-tanding menunjukkan siapakah yang paling banyak mempunyai harta dunia,rumah terbesar,kereta termahal,handphone tercanggih,pakaian berjenama & mahal,isteri tercantik dan segalanya mahu yang "ter,,,,,"..sehinggakan ketika sedang asyik mengejar keduniaan,lupa utk melakukan perkara-perkara yang wajib (RUKUN ISLAM)..meninggalkan solat 5 waktu,berpuasa di bulan Ramadhan,mengeluarkan zakat,menunaikan Haji bagi yang berkemampuan dan yang paling menyedihkan tidak tahu mengucap 2 kalimah syahadah..Astaghfirullah Al-Azim.....ya ALLAH.....

...........................................

Ya ALLAH sesungguhnya kami tidak layak ke syurga-MU,namun kami tidak mahu ke neraka-MU...

Duhai sahabatku maafkan diri ini atas kekhilafan yang terjadi..
Ampunkan dosa-dosa kami Ya ALLAH......Amiiiiiiiin..


Doa nabi Daud Memohon Cinta ALLAH

Posted by Nur Islam on 06 September 2010. Filed under:
No Comments »





Sama-sama kita mengejar MARDHATILLAH
Nabi Daud ’alihis-salaam merupakan seorang hamba Allah yang sangat rajin beribadah kepada Allah. Hal ini disebutkan langsung oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Nabi Daud ’alihis-salaam sangat rajin mendekatkan diri kepada Allah. Beliau sangat rajin memohon kepada Allah agar dirinya dicintai Allah. Beliau sangat mengutamakan cinta Allah lebih daripada mengutamakan dirinya sendiri, keluarganya sendiri dan air dingin yang bisa menghilangkan dahaga musafir dalam perjalanan terik di tengah padang pasir.  Inilah penjelasan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallammengenai doa Nabi Daud tersebut:


Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Di antara doa Nabi Daud ’alihis-salaam ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.” Dan bila Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengingat Nabi Daud ’alihis-salaam beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi 3412)

Setidaknya terdapat empat hal penting di dalam doa ini.
PertamaNabi Daud ’alihis-salaam memohon cinta Allah. Beliau sangat faham bahwa di dunia ini tidak ada cinta yang lebih patut diutamakan dan diharapkan manusia selain daripada cinta yang berasal dari Allah Ar-Rahman Ar-Rahim (Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Apalah artinya seseorang hidup di dunia mendapat cinta manusia –bahkan seluruh manusia- bilamana Allah tidak mencintainya. Semua cinta yang datang dari segenap manusia itu menjadi sia-sia sebab tidak mendatangkan cinta Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sebaliknya, apalah yang perlu dikhawatirkan seseorang bila Allah mencintainya sementara manusia –bahkan seluruh manusia- membencinya. Semua kebencian manusia tersebut tidak bermakna sedikitpun karena dirinya memperoleh cinta Allah Yang Maha  Pengasih lagi Maha Penyayang.

Sebab itulah Nabi Daud ’alihis-salaam tidak menyebutkan dalam awal doanya harapan akan cinta manusia. Beliau mendahulukan cinta Allah di atas segala-galanya. Beliau sangat menyadari bahwa bila Allah telah mencntai dirinya, maka mudah saja bagi Allah untuk menanamkan cinta ke dalam hati manusia terhadap Nabi Daud ’alihis-salaam. Tetapi bila Allah sudah mebenci dirinya apalah gunanya cinta manusia terhadap dirinya. Sebab cinta manusia terhadap dirinya tidak bisa menjamin datangnya cinta Allah kepada Nabi Daud ’alihis-salaam.


Dari Nabi shollallahu ’alaih wa sallam beliau bersabda: “Bila Allah mencintai seorang hamba, maka Allah berseru kepada Jibril: “Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah dia.” Jibrilpun mencintainya. Kemudian Jibril berseru kepada penghuni langit: ”Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka kalian cintailah dia.” Penghuni langitpun mencintainya. Kemudian ditanamkanlah cinta penghuni bumi kepadanya.” (HR Bukhary 5580)

KeduaNabi Daud ’alihis-salaam memohon kepada Allah cinta orang-orang yang mencintai Allah.Sesudah mengharapkan cinta Allah lalu Nabi Daud ’alihis-salaam memohon kepada Allah kasih-sayang dari orang-orang yang mencintai Allah, sebab orang-orang tersebut tentunya adalah orang-orang beriman sejati yang sangat pantas diharapkan cintanya.
Hal ini sangat berkaitan dengan Al-Wala’ dan Al-Bara’(loyalitas dan berlepas diri).  Yang dimaksud dengan  Al-Wala’  ialah memelihara loyalitas kepada Allah, RasulNya dan orang-orang beriman. Sedangkan yang dimaksud dengan Al-Bara’ ialah berlepas diri dari kaum kuffar dan munafiqin. Karena loyalitas mu’min hendaknya kepada Allah, RasulNya dan orang-orang beriman, maka Nabi Daud ’alihis-salaam berdoa agar dirinya dipertemukan dan dipersatukan dengan kalangan sesama orang-orang beriman yang mencintai Allah. Dan ia sangat meyakini akan hal ini.

Sesungguhnya Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallambersada: “Ruh-ruh manusia diciptakan laksana prajurit berbaris, maka mana yang saling kenal di antara satu sama lain akan bersatu. Dan mana yang saling mengingkari di antara satu sama lain akan berpisah.” (HR muslim 4773)

KetigaNabi Daud ’alihis-salaam memohon kepada Allah agar ditunjuki perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan cinta Allah. Setelah memohon cinta Allah kemudian cinta para pecinta Allah, selanjutnya Nabi Daud’alihis-salaam memohon kepada Allah agar ditunjuki perbuatan dan amal kebaikan yang mendatangkan cinta Allah. Ia sangat khawatir bila melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan murka Allah. Beliau sangat khawatir bila berbuat dengan hanya mengandalkan perasaan bahwa Allah pasti mencintainya bila niat sudah baik padahal kualitas dan pelaksanaan ’amalnya bermasalah. Maka Nabi Daud ’alihis-salaam sangat memperhatikan apa saja perkara yang bisa mendatangkan cinta Allah pada dirnya. Di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah mencintai Ash-Shobirin (orang-orang yang sabar). Siapakah yang dimaksud dengan Ash-Shobirin? Apa sifat dan perbuatan mereka sehingga menjadi dicintai Allah?

”Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS Ali Imran ayat 146)

KeempatNabi Daud ’alihis-salaam memohon kepada Allah agar menjadikan cinta Allah sebagai hal yang lebih dia utamakan daripada dirinya sendiri, keluarganya dan air dingin. Kemudian pada bagian akhir doa ini Nabi Daud ’alihis-salaam kembali menegaskan betapa beliau sangat peduli dan mengutamakan cinta Allah. Sehingga beliau sampai memohon kepada Allah agar cinta Allah yang ia dambakan itu jangan sampai kalah penting bagi dirinya daripada cinta dirinya terhadap dirinya sendiri, terhadap keluarganya sendiri dan terhadap air dingin.
Mengapa di dalam doanya Nabi Daud ’alihis-salaam perlu mengkontraskan cinta Allah dengan cinta dirinya sendiri, keluarganya dan air dingin? Sebab kebanyakan orang bilamana harus memilih antara mengorbankan diri dan keluarga dengan mengorbankan prinsip hidup pada umumnya lebih rela mengorbankan prinsip hidupnya. Yang penting jangan sampai diri dan keluarga terkorbankan. Kenapa air dingin? Karena air dingin merupakan representasi kenikmatan dunia yang indah dan menggoda. Pada umumnya orang rela mengorbankan prinsip hidupnya asal jangan mengorbankan kelezatan duniawi yang telah dimilikinya.

Jadi bagian terakhir doa Nabi Daud ’alihis-salaammengandung pesan pengorbanan. Ia rela mengorbankan segalanya, termasuk dirinya sendiri, keluarganya sendiri maupun kesenangan duniawinya asal jangan sampai ia mengorbankan cinta Allah. Ia amat mendambakan cinta Allah. Nabi Daud ’alihis-salaam sangat faham maksud Allah di dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah: "Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (QS At-Taubah ayat 24)

10 Tanda Dia adalah Jodoh Kita

Posted by Nur Islam on 21 Ogos 2010. Filed under:
No Comments »

Firman Allah SWT, bermaksud "Jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (Surah Muhammad, ayat 7)




Gunakan seluruh pancaindera

Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Allah yang maha Esa. Tetapi bagaimana kita mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Allah SWT mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan aka untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi , spiritual dan fizikal antara keduanya. Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan?

Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita.

1.Bersahaja

Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik. Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

2.Senang bersama

Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita. Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.

3.Terima kita seadanya

Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan. Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini. Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.

4.Sentiasa jujur

Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita. Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan. Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

5.Percaya Mempercayai

Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung. Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka. Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.

6.Senang Bekerjasama

Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar. Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama. Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan. Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?

7.Memahami diri kita

Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar. Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita. Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, "lidah sendiri lagikan tergigit", inikan pula suami isteri'. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih. Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.

8.Tampilkan kelemahan

Tiada siapa yang sempurna di dunia ini. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut. Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita. Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita. Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya.Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.

9.Kata hati

Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Allah deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya. Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindakbalas pada situasi tertentu. Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.

 10.Solat Istikharah dan Tawakkal

 Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Allah SWT. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi atau gerak hati. Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Allah memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat petunjukNya. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya. Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Setelah semuanya diusahakan, berserahlah kepadaNya dan terus berdoa. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara.Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.