Generasi ulama "Facebook"..Kebaikan vs Keburukan

Posted by Nur Islam on 21 Januari 2011. Filed under:
No Comments »



Dia merupakan seorang ikhwah yang iltizam terhadap din. Hafiz Al-Quran yang juga sangat bersemangat dalam menuntuni sunnah Nabi dan mendakwahkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bolehlah disebut dia sebagai aktivis dakwah. Dengan cahaya ilmu dan amal yang menghiasi dirinya, maka tidak dapat dinafikan, pelbagai pujian mengalir untuknya. Keluarga, sahabat handai dan orang yang mengenalinya memujinya. “Soleh” , “zuhud” , “alim” dan berbagai sanjungan lain mereka sematkan untuknya.

Demikianlah keadaannya. Sehingga di suati ketika dia mengenal internet, di sinilah perubahan itu bermula. Dia yang walaupun berlatar belakang dari sekolah biasa, namun sejak kenal dengan dakwah dan tarbiyah sudah mula menjaga jarak dari lawan jenis, bahkan terputus komunikasi antaranya dengan lawan jenis, kecuali bila darurat atau ada hajat yang perlu ditunaikan. Tatkala dia membuka dan menjelajahi dunia maya, terpanalah dia. Dia melihat dunia baru yang belum pernah dikenalinya sebelum ini.

Dia terpana menyaksikan interaksi antara (sebahagian) ikhwah dan akhwat di “dunia baru” ini. Jika hubungan antara (sebahagian) ikhwah dan akhwat terasa “dingin” di dunia nyata, namun di dunia maya, justru “kehangatan”lah yang terasa. Sekat yang selama ini membatasi pergaulan Ikhwah-akhwat dalam dunia nyata, seolah-olah tak teraba di dunia maya. Para ikhwah yang selama ini “kaku”, “kontrol macho” di hadapan akhwat, begitu juga sebaliknya, namun di dunia maya semua itu seakan tinggal cerita. Yang dia saksikan justru “keramahan”: saling menyapa, gurau senda dan saling berkongsi masalah. ”Pesona” seperti inilah yang dia saksikan hampir setiap hari di dunia maya. Terlihat “indah” memang. Namun, baginya “pesona” itu hanyalah fatamorgana yang menipu. Dia tak menghiraukannya. Dia tetap istiqamah dalam ilmu dan amalnya.

Akan tetapi, betapapun jernihnya kaca, bila selalu terkena debu maka akan kusam pula akhirnya. Meskipun dia mengingkari “pesona” yang ada di depan matanya, namun ketika “pesona” itu berulang-ulang disaksikannya sehari-hari, tanpa disedari “pesona” itu mewarnai benaknya dan bergelayut di hatinya. Jadilah “pesona” itu seakan magnet yang menariknya untuk menghampiri dan menyambutnya. Maka tatkala luapan “pesona” itu telah tertambat kuat di hatinya dan membuncah di dadanya, tak sanggup lagilah dia untuk menjauhinya . Dia pun menghampiri blog-blog para akhwat demi “maslahat dakwah”. Dia buka chatting dengan lawan jenis untuk suatu tujuan yang namanya “hidayah”.

Tak disangka, ada “kehangatan” tersendiri baginya ketika itu. Maka dia pun makin bersemangat memberikan faedah atau nasihat kepada lawan jenisnya melalui komen di blog atau chatting. Demikianlah seterusnya, nasihat demi nasihat selalu mengalir darinya. Setelah berlalu beberapa waktu dilanjutkan dengan “nasihat akrab”: nasihat dengan sedikit canda agar menghilangkan “kekakuan”. Demikian seterusnya. Sehingga akhirnya dia mengunjungi blog-blog para akhwat dan chatting dengan mereka hanya sekadar untuk bergurau senda, mengisi masa lapang dan menghilangkan stress.

Tanpa terasa adab-adab berbicara terhadap lawan jenis makin dilalaikan. Ilmu dan amal yang selama ini diusahakan mula ditinggalkan. Akhirnya fikirannya dipenuhi dengan “pesona dakwah“ yang dijalankannya. Di hatinya tersemai rindu untuk bertemu dengan “mad’u”nya. Bila satu hari saja tidak memberi “nasihat”, kegalauan mengurung hatinya dan menyesakkan dadanya.

Tak terasa hafalan Al-Qurannya pun terganggu. Kekhusyukannya dalam membaca dan merenungi kitabullah pun mulai luntur. Hari demi hari berlalu terasa makin sulit baginya untuk mentadabur ayat-ayat Al-Quran yang dibaca atau didengarnya. Dia tidak bisa lagi mencecap manisnya menyelami Al-Quran seperti sebelumnya.

Apa yang salah denganmu, ya akhi? Kenapa hatimu menjadi keras? Mana air mata yang dulu menitis dari matamu tatkala ayat-ayat Allah dilantunkan? Mana semangat beramalmu yang dulu membara tatkala hadits Nabi disebutkan? Apa penyebab semua ini, wahai saudaraku?
Internet! Itulah jawapan dari semua pertanyaan tadi. Kamu telah menjadi korban internet. Internet, chatting, facebook dan yang semisalnya telah menjauhkanmu dari cahaya hidayah!
Internet memang merupakan salah satu kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita semua di zaman ini. Namun siapa yang menyangka jika kenikmatan ini boleh berubah menjadi kebinasaan tatkala melampaui batas-batas hukum-Nya atau digunakan untuk selain yang diredhai-Nya.

Tak ada yang salah seorang ikhwan ingin mendakwahi atau memberi faedah kepada akhwat, begitu juga seorang akhwat ingin mendakwahi atau memberikan faedah kepada ikhwan. Namun apa faedah yang ingin kamu sampaikan jika ada “sesuatu” pada hatimu tatkala menasihatinya? Apa faedah yang ingin kamu sampaikan jika fikiranmu membayangkan sosoknya? Apakah kata-kata mesramu itu dapat menunjukkannya pada hidayah? Apakah candamu itu dapat mendekatkannya kepada Allah?

Betul, di zaman salafus saleh memang ada surat-menyurat antara lelaki dan wanita. Melalui surat, mereka saling menegur, menasihati, memenuhi keperluan yang perlu diselesaikan. Akan tetapi, sudahkah kamu menyamai mereka dari sisi ilmu dan ketaqwaan? Apakah kamu telah meneladani mereka dalam menjaga adab-adab berbicara terhadap lawan jenismu? Apakah darjat ketaqwaanmu telah menyamai mereka sehingga hatimu tak merasakan “apa-apa” tatkala menasihati “mad’u”mu?

Kalau jawapanmu belum, maka tutuplah “keindahan” dan “kerinduan” yang telah kamu rasakan ini. Gantilah itu dengan keindahan tangismu tatkala membaca ayat-ayat Rabbmu. Gantilah itu dengan kebahagiaan hatimu tatkala menuntuni sunnah Nabimu. Gantilah itu dengan kerinduanmu untuk bertemu dengan-Nya di akhirat kelak.

Kalau kamu merasa kebiasaan barumu itu sebagai sesuatu yang lumrah dan lazim, apalagi sampai menganggapnya sebagai sesuatu yang perlu diperjuangkan dan tidak semestinya dikekang, maka marilah kamu kami mandikan, kami kafankan, kami solatkan, lalu kami kuburkan. Kerana hatimu sudah beku, nyawa-nyawa ikan atau mati, meski masih bergerak jasadmu, masih menatap matamu, dan masih berbicara lisanmu. innaa lillahi wainnaa ilaihi raji'un…

Credit to Khubaib

API

Posted by Nur Islam on 19 Januari 2011. Filed under:
No Comments »

AKSES PEMILIRAN ISLAM (API)


Video sekitar Kursus Bina Minda 1 Malaysia...Sekitar Amman-Irbid ( University of Yarmouk ) di Jordan...^_^


Sekadar Coretan..

Posted by Nur Islam on 12 Januari 2011. Filed under:
No Comments »

Assalamualaikum w.b.t......


Syukur ku panjatkan kepada ALLAH kerana dengan berkat nikmat iman & islam yang diberikan oleh-NYA,,aku masih di beri peluang utk menghayati,merasai kehidupan di dunia ini...

Diriku hanyalah insan biasa....ya!!,,memang benar aku hanyalah insan biasa..namun InsyaALLAH akan menjadi luar biasa jika aku mentaati segala perintah ALLAH seluruhnya..InsyaALLAH..doakan aku ya.....

Ya ALLAH,sememangnya hidup didunia ini banyak cabaran & dugaan yg perlu aku hadapi utk mencari
kebenaran yg hakiki...semakin kita berazam utk berubah,semakin kuat pula "syaitan" menggoda..jadi,bagaimana pula orang yang kurang kesed
aran utk berubah???..Ya ALLAH kuatkan imanku,iman keluargaku,guru-guruku,sahabat-sahabatku....

Sejak akhir-akhir ini aku seringkali didengarkan dengan berita yang menyesakkan ruang telingaku..itu bermaksud aku hendaklah memulakan langkah-langkah yg lebih berhati-hati dalam membuat sesuatu keputusan & pilihan.Ingat !!!dalam mendidik ni mestilah secara berhemah,masuk dalam kelompok yg tertentu tapi bukan
bermaksud aku yg terpengaruh,maka akulah yg menjadi berpengaruh...ermm,susah ke senang??sdh try baru tau senang kah susah...Hakikatnya memang bukan semudah impian,mimpi yang kita idam-idamkan,bahkan memerlukan pengorbanan yg lebih..Adakah aku telah bersedia???ya,sedia @ tidak aku mesti telah bersedia...!!!!..aku boleh...

Syukur kehadrat-MU ya ALLAH kerana memberikan jalan ini untukku...aku dapat membaikpulih diriku di samping sama-sama mengislah diri keluargaku,sahabat-sahabatku,guru-guruku,masyarakat umumnya...namun.itu bukan bermakna aku lengkap,,tapi semuanya saling lengkap-melengkapi...mungkin di sudut lain aku sangat kekurangan,pelengkapnya ialah "kamu.."..dan mungkin "kamu" kurang di sudut lain,aku lah pelengkapnya...iyakah??hehe~..ya..!!

Hakikatnya aku pun mempunyai impian seakan "kamu"..namun,kini aku sangat mengerti,segalanya mempunyai hikmah utama yg tersirat...hikmah terbaik untuk akan datang...Ingatlah,,segala yang terjadi kepada kita ada sebab & musababnya...Jadi,,apapun yang terjadi kepada kita,sentiasalah panjatkan kesyukuran kepada ALLAH..Yakinlah ALLAH telah tentukan yang terbaik buat kita....

Diriku hanyalah insan biasa..

Posted by Nur Islam on 09 Januari 2011.
2 Comments


Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak..Terima kasih kerana telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kamu pilih.. Padahal kamu begitu tahu, aku hanya wanita biasa, yang sangat jauh dari sempurna.Kerananya ku ingin kamu tahu, aku bukan wanita yang sempurna, aku begitu banyak kekurangan. Maka ketahuilah..


Kepadamu yang akan memilihku kelak..

Aku tak sebijak Siti khadijah, kerananya ku ingin kamu tahu, aku akan saja berbuat salah dan begitu menyedihkan. Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku, jangan marah padaku, nasihati aku dengan hikmah, kerana bagiku kamulah pemimpinku, tak akan berani ku membangkang padamu..

Duhai kau yang telah memilihku kelak.. Ingatlah, tak selamanya aku akn cantik di matamu, ada kalanya aku akan begitu kusam dan hodoh. Mungkin kerana aku begitu sibuk di dapur, menyiapkan makan untuk kamu dan anak-anak kita nanti –Insya’Allah-. Maka aku akan tampak kotor dan berbau asap. Atau kerana seharian ku harus meguruskan istana kecil kita, agar kamu dan anak kita dapat tinggal dengan nyaman dan damai. Maka mungkin aku tak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja.. Ataukah kamu akan menemukanku tersengguk-sengguk saat mendengar keluhan dan ceritamu, bukan kerana aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasamu, tapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak, aku tak sedetikpun tertidur karena harus menjaga anak kecil kita yang sedangsakit, dan ku tau kamu letih mencari rezeki untuk kami maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu.. Jadi jika esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam di mataku, maka tetaplah tersenyum padaku, kerana kau adalah kekuatanku..


Padamu yang menjadi nahkoda dalam hidupku kelak..

Ketahuilah, aku tak sesabar Fatimah, ada kalanya kau akan menemukanku begitu marah, menangis , bukan kerana ku membangkang padamu, tapi aku hanya wanita biasa, aku juga perlu tempat untuk menumpahkan beban di hatiku, tempat untuk melepaskan penatku, dan mungkin saat itu aku tak menemukanmu, atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu, maka bersabarlah, yang ku perlukan hanya pelukan dan belaianmu.. Kerana bagiku kau adalah titisan embun yang mampu memadamkan segala resahku..


Ataukah ada kalanya tanganku akan mencubit dan memukul penuh kasih sayang si kecil kerana lelah dan penatku di tambh rengekannya yang tak habis-habisnya. Sungguh bukan kerana ku ingin menyakitinya, tapi kadang aku kehabisan cara untuk menenangkan hatinya. Maka jangan memarahiku kerana telah menyakiti buah hati kita, tapi cukup kau usap kepalaku, dan bisikkan kata sayang di telingaku, kerana dengan itu ku tau kamu selalu menghargai semua yang ku lakukan untuk kalian, dan kamu akan menemukanku menangis menyesali perlakuanku pada anak kita, dan aku akan merasakan ribuan kali rasa sakit dari cubitan yang ku berikan padanya, dan aku akan berjanji tak akan mengulanginya lagi..


Padamu yang menjadi imam dalam hidupku kelak..

Ketahuilah, aku tak secerdas Aisyah.. Maka jangan pernah bosan mengajariku, membimbingku ke arah-Nya, walau kadang aku begitu bebal dan bodoh, tapi jangan pernah letih mengajariku.. Jangan segan membangunkanku di sepertiga malam untuk bersamamu bermunajat pada Kekasih yang Maha Kasih.. Jangan letih mengingatkanku untuk terus bersamamu mendulang pahala dalam amalan-amalan sunnah.. Bimbing tanganku ke JannahNya, agar kamu dan aku tetap bersatu di dalamnya.


Padamu yang menjadi kekasih hati dan teman dalam hidupku..

Seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah, akan menipis dan memutih. Kulitku yang bersih akan mulai kereput. Tanganku yang halus akan menjadi kasar.. Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik, yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu.. Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu.. Maka jangan pernah berpaling dariku.. Karena satu yang tak pernah berubah, bahkan sejak dulu akan terus bertambah dan kian bertambah, iaitu rasa cintaku padamu..


Ketahuilah.. Tiap harinya, tiap jam, minit dan detiknya, telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu..Maka, cintailah aku, dengan apa adanya aku.. Jangan berharap aku menjadi wanita sempurna.. Maafkan aku kerana aku bukan puteri.. Aku hanya wanita biasa..


.:: Copy dr Fb...tQ ::.


Antara aku dan.........

Posted by Nur Islam on 21 Disember 2010. Filed under:
No Comments »

Assalamualaikum w.b.t....

Apa khabar hendaknya sahabat-sahabat yang di sayangi kerana ALLAH ini...^_^..semoga sihat selalu dan sentiasa menjadikan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai pegangan hidup ya......

     Alhamdulillah di pagi nan indah ni,,sayu pula hati ni tiba-tiba...bukannya apa tiba-tiba perasaan rindu dengan keluarga yang tercinta, sahabat-sahabat sekolah rendah dulu,SMAKK,DQ terbayang-bayang di fikiran..Entah kenapa malam ni rasa rindu tu sangat terasa...Mungkinkah mereka pun merindui aku??

      Rentetan daripada itu juga,tadi merupakan kelas terakhirku bagi subjek MAHARAT LUGHAWIYAH ( belajar dalam bahasa Inggeris)..kelas ni memang sangat-sangat seronok..bak kata orang kampung..MUMTI' jiddan-jiddan..bukan apa,,"Sir" arab yang ajar aku dgn kawan-kawan Malaysia ni sangat mengambil berat dengan budak-budak Malaysia...sangat suka dgn kami,sangat peramah,sangat baik hati dan semuanya sangat,sangat,sangat...........dan memang SANGAT best!!!..Ya ALLAH terima kasih atas segala yang ENGKAU berikan kepadaku..setiap kali kelas,membuatkan diriku sentiasa bersemangat walaupun adakalanya aku mengantuk(sbb makan bnyak sebelum pg kelas)..lain kali tidak mahu makan makanan berat sebelum pg kelas...hehe~...boleh percaya kah??..^_^

     Itu baru cerita pasal Sir yang sangat,sangat baik...bukan itu sahaja,rakan-rakan Arab dalam kelas tu pun saaaaaaaangat baik...aku senang hati dapat berkawan dengan dorang...memang lah mula-mula dulu pendiam..tapi aku tidak boleh tahan jadi pendiam...hehe..last-last bercakap jugak,,rancak lagi bercakap dengan dorang walaupun ada kalanya apa yang dorang cakap aku tidak faham,dan apa yang aku cakap dorang pula tidak faham...hihi~..lucu kan..Tapi mmang ukhwah tu sangat terasa antara aku dengan dorang..Entah kenapa,,habis kelas tadi selepas bersalaman dengan mereka aku merasakan itulah detik-detik terakhir aku bertemu dengan mereka..hinggakan air mataku menitis,,Entah bila lagi aku dapat bertemu mereka..hakikatnya aku rindukan ukhwah ang terbina antara kami...adakah aku ni terlalu senti mental,hatiku mudah goyah dengan nilai sebuah persahabatan..??

.:: Indahnya ukhwah andai kerana ALLAH ::.
     Itu baru kelas yang 3 kali setiap minggu yang aku hadiri..Apakan terjadi dgn diriku apabila tibanya saat perpisahan dengan Pensyarah-pensyarah yang sangat aku sayangi,sahabat-sahabat yang sentiasa membantuku,adik-adikku yang sentiasa menceriakan hidupku di Markaz Lughah yang hanya tinggal seminggu untuk aku duduki ini??uwaaaaaaaaa..........sedihnya...
http://www.emocutez.com
      Apapun,aku berdoa semoga kita semua sentiasa di bawah lembayung rahmat ALLAH,smoga cita-cita kita semua tercapai....sentiasa ingat,muhasabah diri kita,Ingat harapan,impian yang kita tanamkan sejak mula berpijak di bumu para anbiya' ini..bukan senang untuk berada disini,dan bukan jugak mudah(faham kah??)..semuanya adalah kerana KITA SEMUA adalah insan pilihan ALLAH....Jadi.........??..Salam renungan diri...

Segalanya kerana ALLAH.....+ Pengalamanku disini

Posted by Nur Islam on 08 Disember 2010. Filed under:
No Comments »



Assalamualaikum w.b.t............
http://www.emocutez.com
Syukur ke hadrat Ilahi kerana dengan berkat limpah dan kurnianya,Aku masih diberi peluang utk menghirup udara yg segar di muka bumi ALLAH ini,hidup dalam nilmat Iman dan Islam dan dapat lagi utk mengisi sesuatu di blog yg lama tidak di update ini....
Syukur Alhamdulillah........

Sebelum memulakan bicara,aku ingin mengucapkan Selamat Menyambut Tahun Baru Hijriah..semoga tahun ini lebih baik darpada tahun sebelum ni ya..InsyaALLAH,biiznillah....^_^..........

Alhamdulillah,,hari ini aku berasa legalah sedikit,,sebabnya imtihan thani sdh berakhir,..InsyaALLAH imtihan nihai' pula akhir bulan disember ni..Doakan aku sukses di sini ya...Lepastu bulan ni jugak aku kena tasjil madah utk sem seterusnya....rasa macam baru jak dtg di bumi Urdun ni..macam baru sehari lebih disini...tiba2 mo abes sdh plak fasal thani ni...ermmmmmmm.....

Cakap pasal pengalaman di sini???
Mmg best...
* antaranya,,dan yg paling utamanya apabila berkomunikasi dgn org2 arab disini....hehe~..
lucunya...sebabnya kita dtg sini bukannya tahu cakap arab sngt..sikit2 tu tahulah,,tiba2 plak dtg bumi Arab,,gerentilah bi'ah sini cakap arab...so,,kita pun main hentam sajalah..nasib baik dorg faham jugak..klu dorg tidak faham,,kami buat isyarat jak..hehe..tu lagi lawak....Tapi,Alhamdulillah,selama 2 bulan lebih disini,,ada peningktan skit dalam berbahasa arab,,baru rasa,pentingnya belajar bahasa arab,,bukan apa tym di Malaysia dulu kita belajar saja2 jak...pling teruknya belajar utk exam jak(tu lah apa yg kita belajar cepat lupa)..sampai sini apa2 pun kita kena tajdid kan niat tu utk belajar....InsyaALLAH ilmu yg kita pelajari tu berkekalan hingga keanak cucu bahkan hingga ke akhir hayat kita..InsyaALAH,,so,,jom sama2 kita tajdid(perbahrui niat,,segala2nya kerana ALLAH..=) )...



* Selain tu,disinilah tempat aku banyak berdikari ( BERdiri atas KAki sendiRI )..hehe..sebelum ni berdikari jugak,,tapi sambil2 tu ada jugaklah minta tolong keluarga,,sebabnya boleh kira dekat jugaklah tempat belajar dgn rumah,,(walaupun seberang laut jugak ..).tapi disini lagi jauh dari MALAYSIA-SABAH....so,apa2pun semuanya terletak pada diri aku sendiri (aku merancang ALLAH yg menentukan,apapun segala2nya daripada ALLAH dan disandarkan kepada diriku yg lemah ini),,susah senang,pahit manis aku yg alami sendiri..wlupun ada kawan di sisiku....hehe~Berbalik kepada itu,,disini aku mulakan diriku utk melakukan sesuatu yg mugkin jarang aku lakukan di MALAYSIA dulu..Disini aku belajar apa itu ertii mujahadah yg sebenarnya....Terima kasih kepada sahabat2ku yg sentiasa berada di sampingku..:)

* Dalam tidak aku sedari,rupa2nya usiaku semakin meningkat dari sehari ke sehari,maka semakin dekatlah jugak waktu ajalku yg bila2 masa boleh berlaku..semoga HUSNUL KHATIMAH...Amiin...Fikirkan bnyak impian duniawi yg masih belum dikecapi(InsyaALLAH akan dtg jika diizinkan ALLAH,aku teringin sgt ingin membawa keluargaku menunaikan HAJI di Baitul Haram dan lain-lain....), terfikir jugak,banyak lagi keperluan ukhrawi yg perlu aku lakukan.langsaikan...(Ingat dari ALLAH kita datang dan kepada-NYA jugak kita kembali)..Teringat kata seorang sahabt dulu,,PENTINGKAN APA YANG TERPENTING KERANA APA YANG PENTING ITU LEBIH PENTING DARIPADA APA YANG TERPENTING....:: ALLAH AZZA WAJALLA ::.
so,,jom top-up amal dulu sebelum kita top-up kredit handphone kita..hehehe~.Mushtak Ilaikum Jiddan-jiddan ya kullu sohabatuki...